Sunday, February 24, 2008

KURUSETRA SEHARI SESUDAH YUDHA

sepi sekali disini hari ini
padahal kemarin gemerincing suara pedang beradu keras dengan jeritan kematian ribuan orang
kurusetra basah merah berdarah
Dursasana, Duryudana seratus bersaudara sekarat meregang nyawa pun
Bisma, Dorna, para beghawan pun mati dibunuh murid muridnya sendiri
Dimanakah kini para pandawa
Yudhistira sang Raja
Werkudara Bima sang Perkasa
Arjuna sang Ksatria
Sikembar Nakula Sadewa yang sakti mandraguna
Dimanakah mereka
Setelah berhasil membunuh seratus saudara sepupunya sendiri
bahagiakah mereka?
Alasan selalu ada untuk membenarkan tindakan kita
sekeji apapun juga
menang perangpun sebetulnya tetap saja kalah
yang menang hanya nafsumu
yang kau kalahkan semua darah dagingmu
kurusetra
medan laga dibunuhnya cinta
sampai hati sampai mati

No comments: