Thursday, November 13, 2008

cerita yang belum selesai

Ceritanya ada seorang anak cowok tunggal yang ditinggal mati nyokapnya

pas ngelahirin dia.

Sejak itu bokapnya jadi amat sangat workaholic sekali dan nggak

married2 lagi.

Ini anak tapi baek hati dan lemah lembut walopun cuma

bareng pengasuh aja.

Pas TK, sementara anak2 laen udah punya sepeda dia masih jalan kaki.

Pengasuhnya ngadu ke bokapnya,"Tuan, nggak kasian sama den Bagus
?

Masa sepeda nggak punya... apa tuan juga nggak malu?"

Iya..nih..bokapnya tuh tajir banget deh. Punya sekian perusahaan..

maka

dipanggillah si anak, ditawarin mau sepeda yang kayak gimana merek

apa..dan si anak cuma bilang, "Nggak usah repot2 pi, aku dibeliin bola

item bola putih aja.."

Lho kok gitu? Bingung dong bokapnya. "Kenapa bola item dan putih?"

"Nggak usah diterangin deh pi. Kalo papi punya uang yaa..beliin itu

aja."

Yah, mengingat mereka nggak pernah ngobrol jadi papinya nerima2 aja.

Nggak berminat lanjutin, maka dibeliin lah tu anak sepeda generasi

terbaru saat itu, yang paling canggih, plus bola item dan bola putih.

Trus ni anak masuk SD lah. Pas itu musim sepatu roda. Sekian lama

pengasuh perhatiin, ni anak nggak minta2 dibeliin sepatu roda sama

papinya.

Sore2 cuma duduk aja. Sepedanya juga ditaruh di gudang. Lagi nggak

musim.

Pengasuhnya laporan pandangan mata dong ke tuannya hingga si anak

dipanggil lagi.

"Nak, kamu mau dibeliin sepatu roda kayak temen2 kamu? kok nggak

bilang2 papi. Nggak masalah cuma beli sepatu roda aja...".

Si anak bilang,"nggak pi, bola item dan bola putih saya udah rusak..

dibeliin lagi aja..nggak usah beli sepatu roda. Lagian lebih murah

bola kan pi?"

Yee..si papi geram dong. Ni anak ngeremehin papinya sendiri, atau sok

merendah ? So, tetep si papi beliin sepatu roda, plus bola item dan

bola putih.

Selang beberapa taun, ni anak masuk SMP. Cerita sama

terulang. Sekarang temen2nya musim rollerblade. Trend baru. Sementara

sore hari, dia masih setia sama sepatu rodanya.

Pas bokapnya pulang dari luar negri dan ngeliat anaknya doang yang

pake sepatu roda, si papi malu banget. Gila, rumah gedong, perusahaan

banyak, keluar negri terus...eeh anaknya ketinggalan jaman.

Besoknya, di kamar anaknya udah ada sepasang roller blade baru dengan

note: "Biar kamu nggak malu".

Malemnya di ruang kerja papinya ada note balesan: "Pi, kok nggak

Beliin bola item dan bola putih? Aku lebih suka itu."

Weleh, si papi pas liat note itu dongkol tambah bingung. Apaan sih

istimewanya bola item dan bola putih? Emang bisa bikin die beken atau

nge-tren? Besoknya dan besoknya lagi si papi berkali2 nemuin note

itu...hingga dia nggak tahan dan membelikan anaknya bola item dan bola

putih untuk kesekian kalinya. Bener, setelah dapet tu bola, si anak nggak

ngerongrong bokapnya lagi.

Pas SMA, yang jaraknya rada jauh, si anak masih berbis ria,temen2nya

udah ada yang bawa motor en mobil ke sekolahan.

Suatu hari, tumben papinya di rumah, si anak pulang dianterin temennya

yang mau ditebengin.

Papi malu banget. Masa cuma untuk anak satu nggak bisa beliin mobil?

Maka ditawarin anaknya. Si anak nolak dengan alasan mobil kurang

praktis, lagian pengen bola item bola putih aja. Si bapak nggak terima

penolakan. Karna anaknya udah gede, bisa berunding.

Hingga tercetus keputusan si anak dibeliin motor plus bola item dan

bola putih tentunya. Dan si bapak kesel juga donk.Udah berapa taun dia

beberapa kali beliin dua macem bola itu tanpa tau kenapa. Tapi si anak

nggak ada keinginan dan kemauan ngasih tau sih.

Hingga tibalah masa kuliah. Karna seneng dan bangga masuk PTN, si anak

dikadoin mobil. Sampe beberapa bulan si anak masih naek motoor aja.

Kuliah, pacaran, naek motor aja. Pacarnya juga bingung, kan dia punya

mobil? Ditanya sama pacarnya, dijawab, abis papi nggak beliin bola

item bola putih.

Nggak ngerti anak sendiri sih!

So, pas makan malem bersama, si pacar bilang sama papi, kenapa si om

nggak beliin bola item bola putih.

Si papi sebenernya sensitif sama para bola itu..huh..sampe pacar anak

gue nyuruh2..ditanya dong kenapa.

Si pacar bilang kalo mobilnya nggak akan dipake selama nggak dikasih

bola itu juga.

Papi bingung dong, di kamar anaknya udah segitu banyak bola item bola

putih. Buat apa sih, pikir papi. Tapi

demi gengsi, anak orang lho yang nanya, maka

besoknya udah ada bola item bola putih buat anaknya.

Suatu hari anaknya gaul ke puncak bawa mobil, sama pacarnya. Yah,

namanya anak muda, pas lagi di jalan, sipacar nyium dia en dia jadi

grogi dan kecelakaan!! ! Segera di bawa ke rumah sakit, si papi juga ditelpon

sama rumah sakitnya.

Tabrakannya parah. Mereka berdua nggak ada yang pake

seatbelt, yang cewek mati seketika dan ni cowok udah sekarat.

Si papi dateng ke RS.."gimana dok, anak saya?"

Dokter (dengan tampang empati penuh duka cita) :"Maaf pak, kami tidak

dapat berbuat banyak.. sepertinya memang sudah waktunya... sebaiknya

bapak manfaatkan waktu terakhir.."

Perlahan si bapak masuk, nyamperin anaknya. "Pap, maafin saya..nggak

hati2 bawa mobilnya.."

si anak juga nangis karna pacarnya nggak tertolong.

Si papi nenangin dia...akrablah dua manusia itu

beberapa saat. Hingga si papi beranggapan ini

saat terakhir. Dia inget penasaran dia tentang kenapa si anak selama

ini selalu minta bola item bola putih.

"Nak, maafin papi selama ini yang selalu sibuk..kamu jadi

kesepian..maafin papi, nak. Nggak sempet jadi orang tua yang baik."

Anaknya jawab,"nggak apa-apa pi, saya ngerti kok..Cuma sempet kesel

kalo papi punya uang lebih malah beliin yang macem2....saya cuma minta

bola item dan bola putih aja kan ?"

Si papi rasa timing-nya tepat nih, "KENAPA SIH KAMU SELALU MINTA BOLA

ITEM BOLA PUTIH... ADA APA DENGAN BOLA2 ITU sih...?"

(pembaca juga penasaran ya..?)

Si anak jawab dengan terpatah2 dan susah banget, abis udah sekarat dan

masanya udah hampir sampe...

"sebab pi...saya..saya. .saya..."

*hep..hep..hep*

Kepalanya rebah dan nafasnya ilang.

Si anak udah meninggal sebelum kasih tau papinya.

Nah, si papi aja yang udah hidup bareng anaknya bertahun tahun nggak

tau...apalagi saya yang cuma bercerita?

GIMANA? Kesel ngak sih? Tabokin aja yang pertama kali cerita,tapi

maapin yang "forward" in

karena saya juga korban nih, nggak enak jadi korban sendirian.



sumber: email



oom iwan: " setaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan..........hehehehehehehehe sialan gw dikerjain, awas lu ye........"

nguping jakarta baru baru ni

http://ngupingjakarta.blogspot.com/

meniru sang nabi (tentang perjuangan)

Kemudian datang bertanya
seorang muda yang siap mati besok demi membela prinsip hidupnya
sorot matanya yang berapi dan kata katanya setajam belati
Katanya,
aku ingin berjuang
tapi aku sulit membedakan
antara berani dan nekad
berani itu cerdas, kataku
sedangkan nekad itu bodoh
si cerdas berani penuh perhitungan
sedangkan sibodoh nekad untung untungan
berani mati bukan tanda keberanian
berani hidup itu sebuah keberanian
sibodoh yang nekad berani mati karena takut dengan kehidupan
sedangkan si cerdas berani hidup mengatasi aral rintangan
si bodoh selalu merasa bisa
sedangkan si cerdas lebih bisa merasa
kematian dalam perjuangan itu bukan tujuan
hidup di akhir perjalanan itulah tanda keberhasilan

seperti sang Nabi

Wednesday, November 12, 2008

cinta sejati itu.........

CINTA YANG SEJATI ITU

ADAKAH?

CINTA YANG SEJATI ITU

ADALAH

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH JARAK

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH WAKTU

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH EGO

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH UANG

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH KARIR

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH PENAMPILAN

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH PERSELINGKUHAN

CINTA YANG TAK TERKALAHKAN

OLEH APAPUN

CINTA YANG SEJATI ITU

LEBIH DARI SEKEDAR PENGORBANAN

KARENA PENGORBANAN

BISA DIKALKULASI

BISA DI UKUR DIPERHITUNGKAN

BERAPA BANYAK CINTA

AKHIRNYA MENJADI GONO GINI

CINTA YANG SEJATI ITU

ADAKAH?

MASIH PERLUKAH?

dasar iblis.......

It is We who created you and gave you shape; then We bade the angels prostrate to Adam, and they prostrate; not so Iblis; He refused to be of those who prostrate

Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”; maka mereka pun besujud, kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud

(Allah) said : “What prevented thee from prostrating when I commanded thee?” He said: “I am better than he: Thou didst create me from fire, and him from clay.”

Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Menjawab iblis: “Saya lebih baik daripadanya; Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”

(Allah) said: “Get thee down from this: it is not for thee to be arrogant here: get out, for thou art of the meanest (of creatures).”

Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.”

He said: “Give me respite till the day they are raised up.”

Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan.”

(Allah) said: Be thou among those who have respite.”

Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.”

He said: “Because thou hast thrown me out of the way, lo! Iwill lie in wait for them on thy straight way:

“Then i will assault them from before them and behind them, from their right and their left: Nor wilt thou find, in most of them, gratitude (for the mercies).”

Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,

Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

(Allah) said: “Get out from this, disgraced and expelled. If any of them follow thee,- Hell will fill with you all.”

Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya.”

(Al –Araf ayat 11 s/d 18)

itulah awalnya kita musuhan sama iblis......

sampai kiamat.

SETIAP MANUSIA ADA SETANNYA

Aisyah r.a berkata: Pada suatu malam, Rasulullah s.aw, keluar dari rumahku. Aku merasa cemburu kepadanya. Ketika beliau kembali dan melihat apa yang aku lakukan, beliau berkata, “Hai Aisyah, apakah engkau cemburu kepadaku?”
“Bagaimana orang seperti aku tidak cemburu kepada engkau, ya Rasulullah?” jawabku
“Mengapa begitu? Apakah setanmu telah menguasai dirimu?”
“Ya Rasulullah, apakah aku memiliki setan?”
“Benar!”
“Apakah semua orang ada setannya?”
“Benar!”
“Termasuk Rasulullah?”
“Benar. Tetapi, Allah menolongku dan setanpun mengaku kalah kepadaku.”
Rasulullah bersabda,

“Tiada seorang pun dari kalian, melainkan ia telah didampingi temannya dari jin (setan) dan dari malaikat.” Para sahabat bertanya: ‘Termasuk engkau yaa Rasulullah?’ Beliau menjawab, “Aku juga, tapi Allah azza wa jalla telah menolongku sehingga setan tidak membujukku kecuali dengan sesuatu yang benar.’ (HR MUSLIM)

Setan mengalir mengikuti aliran darah manusia, seperti dijelaskan, di dalam sabda Rasulullah saw:

“Setan mengalir di dalam tubuh anak Adam mengikuti aliran darah, dan aku khawatir bahwa setan akan menyuruh hatimu untuk berbuat kejahatan (HR BUKHARI DAN MUSLIM)

Begitu dekatnya setan kepada bani Adam, dan Allah telah mengetahui dengan pasti bahwa sekiranya bani Adam tidak dilindungi oleh Allah, maka ia akan tersesat dalam kebinasaan dan kekejaman iblis dan setan. Oleh karenanya Allah, memerintahkan hamba-Nya agar senantiasa masuk kedalam benteng perlindunganNya. Apalagi ketika beribadah kepadaNya, membaca ayat-ayat –Nya dan mengagungkan asma-Nya, sebagaimana firmanNya,

“Maka apabila engkau (Muhammad) hendak membaca Al-Quran, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk (AN-NAHL 16:98)

Terlebaih lagi ketika matahari kembali ke peraduannya, maka Allah memerintahkan hambaNya agar segera berlindung didalam bentengNYa.

“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar) darikejahatan (mahluk yang) Dia ciptakan , dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki, apabila dia dengki” (AL-FALAQ 1-5)

Pada suatu malam iblis dan setan bergabung untuk menyerang Rasulullah saw,. Mereka datang dari gunung-gunung, diantara mereka ada yang membawa api untuk membakar Rasulullah. Maka, Malaikat Jibril segera datang lalu berkata kepada Nabi, “Wahai Muhammad bacalah! Rasulullah bertanya, “Apa yang harus aku baca?”
Malaikat Jibril mengulangi perintahnya, “Bacalah doa ini,

“Audzu bi kalimatillahi at-tammaati min syarri ma khalaqa wa dzara’a wa bara’a, wa min syarri ma yanzilu minas sama’I wa min syarri ma ya’ruju fiha, wa min syarri fitanillaili wan-nahari, wa min syarri kulli thariqin illa thariqan yathruqu bi khairin, ya Rahmanu ( Aku berlindung kepada Allah dengan kalimat-kalimatNya yang sempurna dari kejahatan mahlukNya, yang telah diijinkan, dan dari kejahatan-kejahatan yang naik kelangit ; dari kejahatan-kejahatan yang datang pada waktu malam pada waktu siang, kecuali yang datang dengan membawa kebaikan. Ya Allah Yang Maha Pengasih.” ) (HR AHMAD)

Iblis dan setan akan mendatangi setiap bani Adam dengan membisikkan tipu dayanya di dalam hati manusia dengan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak. Diantaranya “Siapakah yang menjadikan manusia?”
Manusia pun akan menjawabnya, “Allah azza wa jalla.”
Lalu iblis dan setan akan bertanya lagi, “Siapa yang menjadikan Allah?”
Inilah perangkap mereka. Ketika di dalam hatimu tebersit pertanyaan-pertanyaan itu, maka segerelah berlindunglah kepada Allah, dan tegaskan didalam hatimu, “Aku beriman kepada Allah dan RasulNya.”
Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,

“Setan akan datang kepada salah seorang di antara kalian lalu berkata, “Siapa yang menciptakanmu?’ Ia menjawab, ‘Allah tabaraka wa ta’ala.’ Setan bertanya lagi, ‘Siapa yang menciptakan Allah?’ Apabila didalam hatimu terbersit pertanyaan seperti itu, segeralah berkata, ‘Aku beriman kepada Allah dan RasulNya, ‘Maka ucapan itu akan menyirnakan bisikan-bisikan itu.” (HR IBNU MAS’UD)

Setiap bani Adam mendapatkan dua bisikan, yaitu bisikan malaikat dan bisikan setan. Rasulullah saw, bersabda,

“Setiap anak Adam itu mendapat (dua bisikan) satu bisikan dari setan, dan satu bisikan dari malaikat. Adapun bisikan dari setan adalah bisikan yang menjanjikan segala kejahatan dan mendustakan segela kebenaran, sedangkan bisikan dari malaikat adalah bisikan yang menjanjikan segala kebaikan dan mengakui segela kebenaran. Barang siapa yang mendapatkan bisikan dari malaikat, maka panjatkanlah puji syukur kepada Allah, karena bisikan itu datang dari Allah swt. (Tetapi), barangsiapa mendapatkan bisikan setan (berupa kecenderungan hati kepada kejahatan) hendaklah kamu berlindung kepada Allah. ‘Kemudian beliau membaca firman Allah. ‘Setan menjanjikan (menakuti-nakuti) kemiskinan kepada mu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karuniaNya padamu,” (AL-BAQARAH 2:268.” (hr ibnu mas’ud)

Dari sabda Rasulullah dan firman Allah tersebut, dapat kita pahami bahwa setiap lintasan kehendak manusia yang cenderung kepada hal-hal yang bertentangan dengan perintah Allah, misalnya Allah memerintahkan hambaNya agar saling belas-kasih, saling menyayangi, saling menolong dalam kebenaran dan kebaikan, tapi terdapat kehendak yang berlawanan dalam hati kita, misalnya hati cenderung kikir, kurang simpatik, suka membenci, cenderung bersifat acuh-tak acuh atau masa bodoh terhadap kebaikan dan kebenaran, maka hal yang seperti merupakan dua bisikan yang dihayati oleh manusia, yaitu bisikan malaikat yang merupakan jalan sesat yang diembuskan setan ke dalam hati manusia.

Ketika seorang hamba merasakan bisikan malaikat, yaitu berupa kehendak hati yang memerintahkan kepada seluruh komponen tubuh untuk melakukan kebenaran dan kebaikan menurut ukuran syariat, maka Allah memerintahkan kita agar memanjatkan puji syukur kepada Allah, antara lain dengan mengucapkan,

“Subhanallah wal-hamdulillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar (Mahasuci Allah, dan segala puji hanya bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar).”

Ketika seorang hamba merasakan bisikan setan, yaitu berupa kehendak hati yang memperlihatkan rasa kecenderungan hawa nafsu membenarkan atau menginginkan untuk melakukan sesuatu perilaku yang tidak terpuji, sperti kikir, iri hati, dengki, acuh tak acuh, keinginan mendekati dan melakukan zina, menindas sesama, berlaku semena-mena kepada orang lain, maka ketika kita merasakan bisikan yang seperti itu, segeralah berlindung kepada Allah dengan membaca,

“A’udzu billahi minasy-syaithanirrajim, la haula wa la quwwata illa billahil-‘aliyyil-‘azhim (Aku berlindung kepada Allah dari tipu daya setan yang terkutuk. Tidak adaa kekauatan bagi hamba sedikit pun kecualai kekuatan dari Allah yang Mahatinggi dan Mahaagung).

Ada suatu kisah dalam suatu dialog antara guru dan murid di kalangan ulama salaf. Sang guru bertanya kepada muridnya, “Jika engkau berlalu di tengah-tengah gerombolan kambing yang sedang digembalakan tuannya, lalu anjing yang membantu penggembala mengonggongmu, atau menghalangimu untuk tidak melintas, bahkan mengejarmu hingga anjing itu merasa aman dari dirimu, apa yang harus engkau lakukan?”

“Saya akan mencoba untuk menghalau anjing semampu saya dan mengelaknya,” jawab si murid.
“Cara yang kamu tempuh itu akan memakan waktu yang lama karena anjing-anjing itu tetap akan memburumu hingga engkau jauh dari kambing-kambing itu. Padahal, jalan pintas yang seharusnya engaku lalui hanyalah di tengah gerombolan kambing itu. Mengapa engkau tidak meminta bantuan kepada penggembala kambing itu untuk menghalau anjing-anjingnya.agar engkau dapat melintasi jalan itu?” tegas sang guru.

“Saya akan menentangnya.: jawab si murid.
“Jika setan dan iblis datang lagi?”
“Saya akan tetap menentangnya.”
“Iblis dan setan akan tetap datang lagi.”
“Aku akan terus menentangnya.”
“Cara yang seperti itu akan memakan waktu yang panjang dan tidak akan ada habisnya. Mintalah perlindungan kepada Allah yang menciptakan iblis dan setan itu, niscaya dirimu akan dilindungiNya. Hanya Allah yang dapat melindungi Nya dari tipu daya setan dan iblis karena musuhmu itu sangat tangguh. Tanpa perlindungan Nya tidak seorangpun dapat lepas dari cengkraman mereka.” Demikian sang guru.
Syeh Abdul Faraj memberikan gambaran kepada kita. Beliau membuat perumpamaan, bagaimana perilaku iblis dan setan kepada oarang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang lalai penuh dosa. Bagi setan dan iblis, dosa bagikan roti, sedangkan iblis dan setan bagaikan anjing yang kelaparan. Bagi setan dan iblis, orang yang lalai beribadah dan gemar melakukan dosa laksana orang yang sedang duduk dan menggenggam banyak roti, kemudian anjing yang sedang kelaparan datang mengampirinya. Ketika anjing itu melihat roti digenggam orang tersebut, maka anjing itu mengonggong dan terus mengejar orang itu, meskipun berkali-kali orang itu menghalaunya.
Sementara ditangan orang-orang yang bertaqwa, tidak ada roti sedikitpun. Maka ketika anjing itu datang menghampiri dengan mudah mereka menghalaunya. Begitulah perumpamaan orang-orang yang bertaqwa. Jika setan dan iblis datang menghampirinya, mereka akan dengan mudah untuk menghalaunya, yaitu dengan zikrullah.



repost dari blog uwa

status ym list pagi ini

Pagi ini ada beberapa status ym yang bikin senyum, kebanyakan sih I'm on sms. dan I'm mobile. Tapi yang ini beda:

nadia hhhmmmmmmmm...
ayub UTS mo tiba...!! prepare 2...
zaenah I'm might be sleeping
sofyan on my bed
lucy saat kita terpisah hanya engkaulah mimpiku
bung "Remember Me....? I Met You in My Dream last night..."

hehehehehehe........kadang terasa nyambung, mungkin memang sengaja mereka komunikasi lewat status ya?

Tuesday, November 11, 2008

http://destinationheavenindonesia.blogspot.com/2008/08/best-poem-2006.html

This poem was nominated by UN as the best poem of 2006.
Written by an African Kid


When I born, I black

When I grow up, I black

When I go in Sun, I black

When I scared, I black

When I sick, I black

And when I die, I still black


And you white fellow

When you born, you pink

When you grow up, you white

When you go in sun, you red

When you cold, you blue

When you scared, you yellow

When you sick, you green

And when you die, you gray

And you calling me colored?

GOOD NIGHT MY MULTIPLY FRIENDS SWEET DREAM

ليلة جيدة لي تتضاعف الأصدقاء
حلم الحلو

keponakan oom jadi captain di Radio A

Namanya Captain Amanda

Radio A 96.7 FM


WAWANCARA Ahmad Syafi'i Ma'arif 'Umat Islam Harus Berhenti dari Teologi Maut'

AMROZI Cs telah dieksekusi oleh tim regu tembak dari Kejaksaan Agung.
Jenazah ketiga pelaku bom Bali I tersebut saat ini sudah siap
dimakamkan. Baik keluarga atau pendukungnya mengelu-elukan mereka
sebagai mujahid yang mati dalam keadaan syahid.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Ma'arif menilai,
pemahaman tentang jihad selama ini banyak disalahartikan, sehingga
sebagian masyarakat muslim melakukan tindakan kekerasan atas nama
jihad.

Namun menurut penerima Magsasay Award 2008 ini, setiap kekerasan yang
dilakukan oleh kelompok mana pun di Indonesia akan berakhir dengan
kekalahan. Bagaimana meluruskan pemahaman umat yang keliru ini?
Berikut wawancara detikcom dengan Ahmad Syafii Ma'arif.

Amrozi Cs oleh keluarga dan pendukungnya dianggap mati dalam keadaan
sahid. Bagaimana komentar Bapak?
Bagi saya biar saja mereka berpendapat seperti itu. Hukuman mati
memang harus mereka terima. Nggak usah kita berpolemik lagi masalah
itu.

Arti syuhada sebenarnya apa?
Syuhada bisa diartikan sebagai orang yang mati dalam keadaan membela
agama Islam. Syuhada secara harfiah berarti orang-orang yang
bersaksi. Jadi seluruh umat Islam memang bertugas sebagai syuhada,
sebagai saksi dan pengawal perjalanan peradaban. Ini bisa kita lihat
dalam Al quran Surat Al Baqarah ayat 143 dan Al Hajj ayat 178.
Sebagai syuhada, kita menjadi penyaksi, mengontrol peradaban menuju
ke arah jalan kenabian.

Berarti syuhada tidak harus mati dalam perang membela Islam?
Oo tidak. Iya memang mati syahid biasanya dalam perang. Dalam sejarah
kita bisa menyaksikan di Perang Badar. Itu jelas, karena mereka mati
dalam mempertahankan kebenaran Islam.

Kepercayaan mereka selama ini keliru?
Selama ini mereka mempercayai teologi maut, umat Islam harus berhenti
dari kepercayaan tersebut. Prinsip teologi maut, yakni mereka berani
mati karena tidak berani hidup. Kecuali hanya mengagungkan sejarah,
marah, menganggap yang tidak sepaham dengannya sebagai musuh. Padahal
Allah tidak seperti itu. Alquran pun jauh lebih toleran.

Dalam wasiat Imam Samudra yang dibagi-bagikan di kediamannya,
dikatakan umat Islam harus terus berjihad melawan orang kafir. Imam
Samudra juga menganjurkan agar umat Islam juga meyakini apa yang
telah diyakini olehnya?
Yang membagi-bagikan harus dituntut. Mereka menjadikan politik
kerasan sebagai mata pencaharian. Selama ini mereka tidak mempunyai
tawaran. Nilai- nilai kemanusiaan juga tidak ada. Mereka mencoba
memonopoli kebenaran. Tapi ingat, dalam perkembangannya di Indonesia,
setiap ideologi yang mengembangkan kekerasan pasti gagal.

Sebenarnya apa yang salah dalam memahami ajaran Islam?
Orang tidak mau berusaha memahami Alquran secara total. Alquran hanya
diambil ayat-ayat yang sesuai dengan subyektivisme mereka. Ini
celaka. Pasti ada perbedaan dalam memahami Alquran, nggak mungkin
kita sama. Karena manusia bersifat nisbi, tidak mutlak. Tafsir tidak
pernah mutlak dan terus berkembang. Silakan saja berbeda pemahaman
asal konstruktif, jangan destruktif.

Di sisi lain, pemerintah jangan bingung, harus tegas. Kalau
pemerintah tidak tegas, maka kekerasan akan terus terjadi dan akan
terus meminta korban.

Bagaimana meluruskan pemahaman pendukungnya Amrozi Cs yang keliru ini?
Beri pencerahan saja. MUI harus mengimbau agar mereka kembali ke
jalan yang benar sesuai dengan syariat Islam yang sesungguhnya.
Organisasi massa seperti Muhammadiyah dan NU juga harus berperan.
Selama ini Muhammadiyah dan NU Jawa Tengah juga telah memberi
pemahaman sangat bagus soal masalah ini.

Hal-hal apa saja yang harus diperbaiki agar pemahaman keliru tentang
jihad ini tidak lagi terjadi?
Pahami agama Islam secara benar. Kembangkan budaya siuman. Siuman
artinya, manifestasi dari akal kita yang sehat, serta hati nurani
yang bersih. Bersih dari segala perilaku-perilaku yang menimbulkan
kebencian.

(anw/iy/Anwar Khumaini – detikNews/Minggu, 09/11/2008 11:20 WIB)


meniru sang nabi ( inilah yang dimaksud sang nabi )

meniru sang nabi (tentang rasa)

agak siang sedikit
ada yang datang meminta nasihat
jangan makan pedes, jawabku
nanti mules
dia tidak mengerti, mengapa nasehatku kali ini tidak dia mengerti
kataku lagi
sesuatu yang tidak baik buat kita jangan di telan
gunakanlah 3 kekuatan kita
akal, rasa, dan iman
biarkan iman menjadi pemimpin, menjadi imam
dan akal rasa menjadi makmum
jangan jadikan rasa menjadi panglima
jangan juga akalmu yang terbatas
kadang rasa suka berdusta
kadang akal menyesatkan kita


meniru sang nabi (tentang keluhan seorang istri dan ibu)

dia mengeluh pagi pagi
katanya dia merasa gagal
menjadi ibu dan istri
sabarlah, kataku
karena hidup ini proses
selama kita menjalaninya sesuai aturan
yang kita pelajari dari bayi
kita akan mendapatkan solusi
dari semua masalah yang kita alami
pasrah ikhlaslah pada Ilahi robbi
Dia yang akan melapangkan jalan dan membukakan pintu harapan
tak perduli berapa kalipun kau terjatuh, segeralah bangun dan berjalan lagi
karena hidup adalah amanat
bagi orang orang pilihan
ingatlah
kita semua juara
pemenang dari jutaan sel sperma lainnya yang gagal menjadi kita

MEREKA MENGIRA AKU MATI

aku disini sendiri
dalam bosan
enam bulan sudah ku disini
sendirian
memereka memintaku mengirim sinyal seperti yang mereka mau
mereka tak pernah bayangkan pikirkan akupun punya mau
aku mungkin tak punya hati

aku memang tak bisa merasa
tapi sendirian
disini enam bulan
membuatku mati
tak mau lagi kukirimkan sinyal sinyal itu
biarkan mereka mengirimkan yang lain kesini
menggantikan aku
urusan mereka belum selesai
urusanku sudah


(phoenix)

Monday, November 10, 2008

Real Love - THE BEATLES





All my little plans and schemes,

lost like some forgotten dreams.
Seems that all I really was doing
was waitin' for you.

Just like little girls and boys,
playing with their little toys.
Seems like all we really were doing
was waitin' for love.

lonely to be alone,
no need to be alone.

It's real love, it's real,
Yes it's real love, it's real.

From this moment on I know,
exactly where my life will go.
Seems that all I really was doing
was waitin' for love.

No need to be afraid,
no need to be afraid.

It's real love, it's real,
Yes it's real love, it's real.

Thought I'd been in love before,
but in my heart I wanted more.
Seems like all I really was doing
was waitin' for you.

lonely to be alone,
No need to be alone.

It's real love, yeah it's real,
It's real love, it's real,
Yes, it's real love, it's real,
It's real love, it's real,
Yes it's real love, it's real,
It's real love, it's real,
Yes it's real love, it's real,
It's real love, it's real,
Yes it's real love....

Saturday, November 08, 2008

TENTANG HIDUP (9 MARET 2007)

walaupun kita tidak meminta hidup,
tapi kita mendapat kesempatan hidup,
dan bukan sembarang kesempatan,
tapi kita telah memenangkan persaingan
dengan jutaan sel sperma lain yang
akhirnya kita kalahkan,
dan jadilah kita,
menjadi isi bagian bumi.
Perjalanan hidup kita selanjutnya
terserah kita,
kita lah yang menentukan belok kiri
kanannya,
kitalah yang memilih merah, putih dan
hijaunya warna kita,
kita diberi kebebasan memilih.
Ketika dalam perjalanan itu kita
mendapat hasil yang buruk akibat
pilihan kita,
jangan menyalahkan siapapun,
salahkan diri sendiri,
karena memang itu pilihan kita,
jika mendapatkan hasil yang baik,
bersyukurlah,
dan jangan lupa diri.
ingat saja satu hal:
"sekarang saatnya menanam, nanti ada
saatnya memetik"

sumber : blog

Anak SD sekarang sudah pacaran?

Tadi ngobrol sama ibu yang punya anak kelas 2 SD. Ibu tadi cerita, anaknya pulang sekolah nangis karena dikatain anak haram sama kakak kelasnya yang kelas 6.

Si Ibu komplain. Akhirnya si anak kelas 6 di tampar dimulut sama gurunya.

Si Ibu masih penasaran, terus anak kelas 6 itu ditanya, kenapa ngatain anaknya anak haram.

Jawabannya sungguh mengejutkan.

katanya: "aku kan punya pacar, terus sama teman² aku sama pacarku jadi suami istri, nah anak tante yang kelas dua itu jadi anak kami, tapi karena kami tidak menikah, jadinya kan anak itu anak haram, tante….."

(coba itu !!!!)

heboh ya anak sekarang, kebanyakan nonton sinetron. gawat nih.

NGANTUK BERRRAT DI KANTOR





senam ringan gerak ke kiri dan ke kanan




putar......
putar.....
putar....


siramin air kopi ke muka



buat gerakan tangan dan badan...

Happy style..



kemudian goyang2 kaki dan badan…
Don't worry be happy



buat gerakan aggresive...

jangan peduli apa kata orang lain..



hilangkan semua stress...



putar terus…



bergoyang2 di depan cermin…



cool down..


kalau masih ngantuk juga.......






ambil bantal
tidur dikolong meja......

detik detik wafatnya Rasulullah

Oleh: Dr. H. Rusli Hasbi, MA

Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul pada usia 40 tahun dan menerima wahyu yang pertama sewaktu beliau berada di gua Hira’. Sejak itu beliau mulai berdakwah memperkenalkan ajaran Islam kepada penduduk Mekkah. Selama 13 tahun berkecimpung dalam dakwah, mempertahankan, dan memperjuangkan syiar Allah di Mekkah tidak sedikit tantangan dan rintangan yang beliau hadapi. Beratnya tantangan yang dihadapi menyebabkan beliau hijrah ke Madinah dan di sana beliau diterima dengan tangan terbuka. Beliau berdakwah di Madinah kurang lebih selama 10 tahun, sehingga akhirnya Islam menjadi agama yang sempurna dan diterima luas oleh masyarakat.

Masa Sakit
Akhirnya pada tahun 11 Hijrah, pada awal bulan Rabi’ul Awwal Rasulullah mulai sakit-sakitan. Meskipun dalam kondisi sakit beliau tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah dengan para sahabat di masjid. Ini yang perlu kita garis bawahi. Dalam kondisi sakit pun Rasulullah tetap melakukan shalat berjamaah di masjid. Hal ini sangat berbeda dengan yang kita lakukan sekarang. Jangankan dalam kondisi sakit, ketika sehat pun kita sangat jarang berhubungan dengan masjid.

Sebenarnya Nabi telah memberikan isyarat kepada para sahabat bahwa sakitnya tersebut adalah sakit yang akan membawanya kapada kematian. Namun, para sahabat tidak menyadarinya kecuali Abu Bakar r.a.. Suatu hari setelah shalat berjamaah beliau naik ke mimbar untuk menyampaikan sesuatu. Setelah memuji Allah dan berselawat kepada diri dan keluarganya, beliau berkata:

Innallaha khayyara ‘abdan baina ad-dunya wabaina ma ‘indahu. Fa ikhtara zalika al-’abdu ma ‘indallahi…. “Sesungguhnya Allah telah memberikan pilihan kepada seorang hamba untuk memilih antara kehidupan dunia dan apa yang ada di sisi-Nya di kehidupan akhirat. Hamba tersebut memillih apa yang ada di sisi Allah di kehidupan akhirat.”

Tidak satupun dari sahabat yang hadir mengerti bahasa yang disampaikan Nabi tersebut. Hanya Abu Bakar yang menangis tersedu-sedu karena hati dan perasaan beliau yang begitu dekat dengan Nabi. Hatinya berkata bahwa Nabi akan segera berpulang menghadap sang Khalik. Abu Bakar tahu bahwa hamba yang dimaksud adalah Nabi sendiri dan hari-hari beliau yang tersisa tinggal sedikit. Beberapa hari kemudian sakit Nabi bertambah parah dan beliau tidak sanggup lagi bangun dari tempat tidur. Nabi lalu meminta Abu Bakar untuk menjadi imam menggantikannya. Lihatlah betapa dalam kondisi sakit parah sekalipun Rasulullah tetap memikirkan umatnya.

Masa-masa Kritis

Di tengah masa-masa kritisnya, Nabi meminta izin kepada isteri-isterinya untuk tinggal di tempat Aisyah, seorang isteri yang paling disayangi di antara beberapa isteri beliau. Beliau dirawat oleh Aisyah dan Fatimah putri kesayangannya. Fatimah adalah satu-satunya anak Nabi yang masih hidup pada waktu itu. Selama sakit, setiap hari Fatimah menjenguk ayahnya dan biasanya tiap kali ia memasuki kamar Nabi, beliau selalu berdiri menyambutnya dan mengajaknya duduk di sampingnya. Begitu besar cintanya kepada Fatimah. Di sini ada satu lagi pelajaran. Seorang Nabi berdiri menyambut kedatangan anaknya, bukan seperti kita yang tidak bergerak menunggu anak datang mencium tangan kita. Rasulullah tidak demikian, dia berdiri dan menghampiri anaknya yang datang.

Namun pada hari wafatnya Nabi tidak sanggup lagi untuk bangun menyambutnya. Akhirnya, Fatimah pun duduk di samping beliau. Nabi kemudian mengatakan sesuatu yang membuat Fatimah menangis, sesaat kemudian Nabi berkata-kata lagi dan kali ini Fatimah tersenyum. Di kemudian hari setelah Nabi wafat Fatimah ditanya tentang apa yang dibisikkan Nabi kepadanya. Fatimah berkata, “Ayah memberitahuku bahwa ini adalah sakitnya yang terakhir, akupun menangis karena sedih. Sesaat kemudian ayah mengatakan bahwa aku adalah orang pertama yang akan menyusulnya, lalu akupun tersenyum karena gembira”. Sungguh sebuah percakapan yang mengharukan antara ayah dan anak.

Pada saat sakaratul maut, Nabi berusaha menahan rasa sakitnya dengan mengusap-usap wajahnya dengan air yang tersedia dalam mangkok di sampingnya sambil berkata Allahumma a’inni ‘ala sakaratil maut ..”Ya Allah bantulah aku dalam menghadapi sakitnya sakaratul maut”. Saat itu kepala beliau berada dalam pangkuan Aisyah isterinya tercinta. Aiyah mendengar Rasul berujar bal ar-rafiq al-’ala (Hanya Tuhanku yang Maha Tinggi dan Agung). Dengan terharu Aisyah berkata, “Engkau telah diberikan pilihan dan inilah pilihanmu, Demi Zat yang telah mengutusmu dengan kebenaran”. Sesaat kemudian Rasulpun menghadap sang Khalik dengan tenang dan diiringi oleh isteri dan anaknya tercinta serta puluhan sahabat yang menunggu di luar rumah.

Setelah Rasulullah Meninggal

Berita wafatnya Nabi dengan segera menyebar ke masyarakat. Kaum muslimin berduyun-duyun mendatangi rumah Rasulullah dengan perasaan sedih, bingung dan histeris. Bahkan ada yang tidak bisa menerima dan percaya bahwa Nabi sudah tiada, termasuk Umar bin Khattab. Dengan menghunus pedang, Umar mengancam akan membunuh siapa saja yang mengatakan Rasulullah sudah meninggal. Umar histeris sambil mengatakan bahwa Nabi tidak meninggal tetapi Nabi hanya pergi sebentar menemui Allah dan akan kembali kepada umatnya, seperti yang terjadi ketika Nabi Musa bin Imran yang pergi meninggalkan kaumnya dan kembali lagi setelah 40 hari. Lihatlah betapa dalam rasa cinta sahabat terhadap Nabi. Wafatnya Rasulullah bisa menghilangkan akal sehat seorang Umar yang terkenal tegas dan keras.

Sesaat kemudian Abu Bakar masuk dan membuka kain penutup wajah Nabi, mengecupnya lalu menangis tersedu-sedu. Abu Bakar berkata “Demi ayah dan ibuku, engkaulah yang terbaik dalam hidup dan matimu. Demi Zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak akan pernah menyakitimu”. Itulah ungkapan hati dari seorang penasehat, sahabat, mertua, dan sekaligus pengikut setia.

Abu Bakar kemudian keluar rumah dan meminta kaum muslimin yang hadir untuk duduk. Mereka pun menurutinya, kecuali Umar r.a. yang masih belum bisa mengendalikan emosinya. Abu Bakar meminta Umar untuk duduk, maka ia pun menurutinya. Lalu Abu Bakar berpidato, “Siapa saja yang menyembah Muhammad maka ketahuilah bahwa Muhammad telah tiada. Dan barangsiapa yang menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah itu hidup dan tidak akan pernah mati.” Kemudian ia membacakan ayat Al-Quran Surah Ali ‘Imran ayat 144 yang bunyinya: wama Muhammadun illa Rasulun qad khalat min qablihi ar-rusulu. Afa-in mata aw qutila inqalabtum ‘ala a’qabikum. Wa man yanqalibu ‘ala a’qibaihi falan yadhurru allaha syai-an wa sayajzi allahu asy-syakirina. Artinya: “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berpaling ke belakang (murtad)?. Barangsiapa yang berbalik ke belakang maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberikan balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”

Mendengar pidato Abu Bakar tersebut, kaum muslimin pun menangis sedih dan akhirnya mereka menyadari bahwa inilah kehendak Allah yang harus mereka terima.

Nabi meninggal pada usia 63 tahun dengan tidak meninggalkan harta benda berharga apapun. Nabi Muhammad adalah seorang pemimpin hebat, tetapi hidupnya sangat sederhana. Hal ini semestinya menjadi contoh bagi pemimpin sekarang. Semoga Allah selalu memberikan rahmat dan petunjuknya kepada kita semua.

Kesimpulan

Kisah di atas menyajikan banyak pelajaran buat kita, di antaranya:

Sakit bukan alasan untuk meninggalkan shalat. Banyak di antara kaum muslimin yang selama usia sehatnya selalu rajin ke masjid mendirikan shalat, tetapi beberapa hari menjelang kematiannya secara total meninggalkan shalat. Sikap meninggalkan shalat semacam ini sangat disayangkan

Ketika Nabi SAW ditawarkan sebuah pilihan: kehidupan di dunia atau kehidupan di sisi Allah, Nabi SAW dengan tidak ragu-ragu memilih yang kedua. Inilah sikap muslim yang selalu dekat dengan Allah, dan inilah pula sikap yang benar (bukannya malah takut mati seperti umumnya manusia sekarang.)

Nabi SAW menunjukkan kasih sayang pada anak dan terus menjaga hubungan baik dengan anaknya. Orangtua harus meniru sikap Nabi menyayangi dan menghargai anak-anak, tidak hanya dengan berdiri menyambut kedatangan mereka tetapi juga dalam arti seluas-luasnya.

Keluarga Nabi seluruhnya hadir pada detik-detik Rasulullah menghembuskan nafas yang terakhir. Usahakan ini pulalah kondisi keluarga kita pada saat salah seorang dari anggota keluarga kita akan menjumpai Tuhannya. Anak jangan sampai tidak menemani orangtuanya yang sakaratul maut, walaupun harus meninggalkan pekerjaan yang nilainya berpuluh-puluh milyar sekalipun. Jadilah anak yang shaleh dengan berusaha hadir di samping orangtua saat sakaratul maut, jangan hanya mendengar dari jauh kabar kesakitan dan kematiannya.

Kita boleh bersedih dan menangis di saat orang dekat kita menghadapi sakaratul maut atau meninggal dunia. Tapi jagalah perasaan sedih tersebut, jangan sampai berlebih-lebihan seperti meratapi si mayat atau memukuli diri sendiri.

Seperti dicontohkan Nabi, hanya keluarga dekat sajalah yang menemani saat-saat terakhir anggota keluarga kita. Teman-teman, anggota masyarakat, tetangga cukup menunggu di luar. Tidak usah bergabung beramai-ramai menyaksikan orang yang sedang menjelang ajal.

Dalam menghadapi sakaratul maut mintalah agar disediakan air untuk mengusap wajah sambil membaca Allahumma a’inni ‘ala sakaratil maut. Mudah-mudahan Allah mengurangi sakitnya sakaratul maut.

Sekeras apapun kepribadian Anda, hendaklah Anda tunduk kepada kebenaran. Umar langsung menjadi “dingin” dan menerima berita kematian Rasulullah setelah mendengar ayat-ayat Al-Quran yang menegaskan adanya kematian bagi Rasul. Hati seorang mukmin seyogyanya lembut sekeras apapun watak dan perilakunya.

Contohlah kehidupan sederhana Rasulullah. Jangan terlena dengan gemerlapnya kehidupan dunia sehingga kita terjauh dari nilai-nilai hidup sederhana yang dicontohkan Rasulullah. Sukses tidak ditentukan oleh kemewahan duniawi, tapi oleh kedekatan seseorang dengan Allah SWT.


sumber dari blog

persahabatan bagai kepompong



Download Youtube Video Clip Sindentosca - Kepompong
Busby Seo Test

Dulu kita sahabat
Dengan begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari

Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu

Bridge:
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karena ku sayang

Reff :
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagi kepompong


Koleksi Sindentosca yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Sindentosca - Kepompong
Busby Seo Test

untung bukan dia........


BOSTON, KOMPAS - Ribut merebak antara kubu John McCain dan Sarah Palin. Media AS, termasuk televisi Fox dan CNN, hari Kamis (6/11) memberitakan, penyebab pertikaian antara kubu calon presiden dan wakil presiden dari Partai Republik ini antara lain Palin tidak paham bahwa Afrika adalah sebuah benua.
Palin bereaksi atas semua itu. ”Saya kecewa dengan media-media besar AS. Begitu gampang memunculkan berita, yang seharusnya dikonfirmasikan lebih dulu,” kata Palin saat mendarat di Anchorage, Alaska, Rabu malam. Menurut The Canadian Press, Palin tidak tahu bahwa Afrika itu sebuah benua. Palin bahkan mengira Afrika adalah sebuah negara dan Afrika Selatan adalah bagian dari satu negara Afrika. Isu ini beredar di televisi Fox. ”Itu benar-benar merupakan ulah dari orang yang berpikiran sempit. Saya tidak mau berkomentar soal itu, hingga saya tahu siapa yang membocorkannya,” kata Palin kepada Fox. Juga disebutkan, Palin tidak tahu negara mana saja yang menjadi anggota Area Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). NAFTA adalah area perdagangan bebas yang beranggotakan Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Kubu McCain menuduh The New York Times sebagai sumber dari semua informasi itu. Setelah kalah dalam pemilu 4 November, tak satu pun pihak McCain yang mau berhubungan lagi dengan kubu Palin. Ketika sudah mengetahui kekalahan, muncul ketegangan antara kubu McCain dan Palin. Palin ingin berpidato sebelum giliran McCain mengaku kalah sekaligus menghibur para pendukung. Namun itu ditolak oleh kubu McCain, dengan alasan tidak tepat. Hari-hari terakhir kampanye, hubungan kubu McCain dan Palin makin tegang. Kejengkelan makin memuncak ketika Palin tertipu dan menerima telepon dari Presiden Perancis Nicolas Sarkozy, Minggu. Ternyata si penelepon adalah Sarkozy palsu alias pelawak Kanada bernama Sebastian Trudel Audette. ”Istri saya (Carla Bruni) mengagumi Anda,” kata Audette, yang dijawab Sarah Palin dengan mengatakan, ”Kirim peluk cium saya untuknya.” Steve Schmidt, ahli strategi McCain, langsung mengadakan pertemuan dan menegaskan, ”Tidak boleh ada yang menyetujui percakapan telepon dari pihak luar dengan Palin tanpa sepengetahuan kubu McCain.” Orang kepercayaan Palin, Steve Biegun, menyatakan sangat bersalah karena dia menyetujui percakapan itu tanpa memeriksa lebih dalam siapa si penelepon. Kubu McCain juga jengkel setelah wawancara yang menghebohkan antara Palin dan Katie Couric dari televisi CBS pada 24 September. Pada wawancara itu, Palin mengatakan paham soal kebijakan luar negeri. Alasannya, dia bertetangga dengan Kanada, bahkan Rusia bisa dia lihat dari rumahnya di Alaska. Wawancara ini membuat pamor McCain-Palin hancur. Setelah wawancara itu, kubu McCain mengatakan jengkel karena Palin tidak mau diberi saran sebelum wawancara dengan CBS berlangsung. Padahal, pemberian saran itu penting karena kubu McCain sudah kecewa karena Palin tidak tahu Afrika. Setelah terpukul dengan wawancara itu, Palin dikabarkan malah melempar kesalahan dengan menuduh kubu McCain tidak memberi masukan yang memadai. Tuduhan boros Tuduhan lain yang menyebar adalah Palin sangat boros menghabiskan uang milik Komite Kampanye Partai Republik. Di sebuah toko terkenal di AS, Palin pernah menghabiskan 150.000 dollar AS dalam sehari untuk membeli baju. Padahal, untuk urusan pakaian dan penampilan, kubu McCain sudah mempersiapkan segalanya. Namun, Palin dikabarkan tidak suka diatur soal pakaian dan penampilan. The Los Angeles Times memberitakan, suami dan anak-anak Palin juga memanfaatkan uang Republik untuk membeli tas merek Louis Vuitton dan sepatu bermerek serta berharga mahal untuk suaminya. Kepada Newsweek, kubu McCain mengatakan barang-barang keperluan pribadi untuk keluarga Palin itu dibelikan donor pengagum Palin. Atas ulahnya itu, Palin dijadikan kambing hitam sebagai salah satu penyebab kekalahan Republik. ”Saya mengagumi McCain, hubungan kami tetap baik. Namun, jika saya telah menyebabkan kekalahan, saya meminta maaf,” kata Palin. Dia mengatakan, ”Saya baik- baik saja. Tidak ada rasa sakit hati dan kecewa. Ini politik, ada hal- hal sulit sekaligus menyenangkan, tetapi semuanya baik-baik saja,” kata Palin kepada wartawan di Anchorage

iya juga kali ya

Thursday, November 06, 2008

7 november 6 tahun lalu

adikku bilang abah koma
"Tidak !" jawabku "Abah tidur pulas"
aku tak mau menerima argumen lain
"lihat saja nafasnya yang tenang, dan bibirnya yang senyum......"
tapi ternyata aku salah, hari kedua ramadhan sesaat setelah adzan maghrib, Abahku pulang..........

Monday, October 27, 2008

KABAYAN PAMIT

"punteeeeeeen"
"manggaaaaaa" jawabku dari dalam rumah, " eh kang kabayan, lho sama teh iteung juga? mau kemana nih? ko kliatannya sudah siap berangkat?" aku bertanya heran melihat keluarga kang kabayan sudah rapi membawa tas dan kardus kardus terikat tali rafia.
"muhun oom, mau pamitan nih" jawab kang kabayan
"jadi pindahnya kang? ko cepet amat? kirain dua tiga minggu lagi" kang kabayan memang pernah bilang mau pindah ke kampung tempat dia membantu membangun pesantren tempo hari, tapi oom ga nyangka dia perginya sekarang. Kaget juga.
"muhun oom, hari ini pindahnya, dikota sudah heurin (sempit) jeung sumpek, kalo didesa mah masih lega oom, masih bisa nanem singkong" kang kabayan dengan mesem khasnya.
"tapi bukan berarti silaturahmi kita putus ya kang" kataku.
"isss nya heunteu atuh oom, silaturahmi mah ga boleh putus hanya oleh jarak" jawabnya, "kan kita tetep saling mendoakan ya oom ya"
"iya kang" jawabku, entah kenapa hatiku terasa ga enak, seperti ada yang pelan pelan hilang.
"ya udah atuh oom, sudah siang, akang sama teh iteung dan si asep mohon pamit, takut terlambat naik keretanya" kang kabayan mendekat dan memelukku,
mataku basah.
"Assalamu alaykum oom" katanya.
"wa alaykum salam kang"

Tuesday, October 07, 2008

lebaran tahun ini tidak ada sambel goreng ati

Beberapa tahun terakhir, setelah Abah dan Mamah meninggal, aku lebaran tanpa pulang kampung, tanpa suasana lebaran yang nikmat seperti lebaran lebaran dulu ketika aku masih kecil. Lebaran sekarang hanya menyisakan beberapa hal kecil yang masih ku tunggu setiap tahun, misalnya sambel goreng ati di rumah Mama lily, tanteku, di cinere.
Sambel goreng ati yang passss sekali rasanya, dan memang selalu jadi primadona, selalu habis duluan. Rendang, opor, gule maraq, jangan kecap, dan masakan lainnya di pilih belakangan. Pilihan pertama selalu sambel goreng ati. Tapi lebaran tahun ini tidak ada sambel goreng ati lagi, entah kenapa, mungkin karena beratnya beban hidup yang membuat kita setiap hari "makan ati", sehingga lebaran tahun ini tidak ada sambel goreng ati.
Selamat lebaran, mohon maaf lahir & batin.